Rabu, 04 Oktober 2023

Viral..! Korupsi Bermoduskan BIMTEK Kebal Hukum di Kab.Padang Lawas


 MEDAN,- Tatanan Aktivitas Mahasiswa Unggulan (TAMU) mendatangi Mako Polda Sumatera Utara dalam hal menyampaikan aspirasi terkait dugaan korupsi bermoduskan BIMTEK kepala desa se-kabupaten Padang Lawas. Rabu (04/10/2023).


Ibrahim pohan koordinator aksi mengatakan, sangat kecewa melihat tindak pidana korupsi bermoduskan BIMTEK kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas yang seolah olah tidak dapat tersentuh aparat penegak hukum.


Aksi unjuk rasa kita ini bukan pertama kalinya di depan Mako Polda Sumatera Utara dan juga kita bukan orang yang pertama menuntut permasalahan BIMTEK kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas ini.


"Kita menilai BIMTEK Kepala Desa ini hanya sekedar menghambur-hamburkan uang negara saja, namun sampai detik ini permasalahan BIMTEK belum dapat disentuh Kapolda Sumatera Utara selaku aparat penegak hukum," ucap Ibrahim.


Habibi  M Hsb selaku koordinator lapangan menaburkan bunga kembang di depan gerbang Mapolda Sumatera utara sambil berkata, "ini bunga bukan sembarang bunga tapi ini bunga adalah bunga duka atas matinya keadilan di kabupaten Padang lawas".


"Sampai hari ini kami merasakan Hukum telah mati suri di Sumatera utara khususnya di Kab. Padang Lawas selaku perbatasan Provinsi Sumatera utara dengan Riau" tambah Habib Hsb.


Kapolda Sumatera utara diminta agar memanggil dan memeriksa Mantan Kapolres Padang Lawas, Kapolres Padang Lawas, Plt. Bupati Padang Lawas, Plt. Dinas PMD Padang Lawas, Ketua APDESI Padang Lawas dan pimpinan Lembaga LPP Karya Nusantara.


Karena diduga ada Persekongkolan jahat yang dilakukan oleh oknum-oknum pejabat tersebut ucap” ibrahim selaku koordinator aksi.


Setelah 3 jam melakukan aksi unjuk rasa, Aspirasi Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan di tanggapi oleh AKP Simamora Kanit 4 Tipikor Polda Sumatera Utara.


Baik adek-adek mahasiswa Aspirasi adek-adek kami terima dan diharapkan laporannya segera dimasukkan agar bisa kita segera tindak lanjuti dan kita usut tuntas.


Setelah mendengar jawaban dari pihak Kapolda Sumatera Utara Mahasiswa pun mulai Membubarkan diri dan Berjanji Besok Akan dimasukkan Laporan Beserta Bukti yang dipegang oleh Tatanan Aktivis Mahasiswa Unggulan.*(ICP)

Previous Post
Next Post